Kesehatan

6 Tanda Dan Gejala Stroke Yang Perlu Anda Ketahui

Cerebral stroke menjadi penyebab utama kecacatan dan kematian pada era modern ini. Serangan stroke sebenarnya agak mirip dengan serangan jantung, akan tetapi stroke menyerang otak. Stroke terjadi karena adanya beberapa bagian otak yang terganggu sehingga menyebabkan tubuh tidak dapat berfungsi secara normal. Bagian yang terkena dari otak membutuhkan perhatian medis yang mendesak karena penting bagi otak untuk mendapatkan pasokan oksigen yang terus menerus agar dapat berfungsi secara normal.

Gejala-gejala stroke biasanya berkembang dengan cepat tetapi kadang-kadang bisa memakan waktu berjam-jam atau bahkan berhari-hari untuk menyadari bahwa ada sesuatu yang salah. Jadi, jika Anda berpikir bahwa Anda mungkin mengalami salah satu gejala ini, sebaiknya anda jangan mengabaikannya, walaupun mungkin anda merasa ini bukan gejala serius. Berikut ini adalah gejala stroke yang perlu anda ketahui dan waspadai.

Tekanan Darah Tinggi
Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan masalah berat seperti stroke dengan merusak saraf otak atau melemahkan pembuluh darah dan menyebabkan kebocoran atau pecah. Selain itu, tekanan darah tinggi merupakan penyebab pembentukan bekuan darah dalam aliran darah dan membawa mereka ke otak, menyebabkan proses terjadinya stroke.

Gangguan Penglihatan
Stroke dapat menyebabkan penglihatan ganda, kehilangan penglihatan pada salah satu mata, atau pandangan kabur. Dalam sebuah penelitian 1.300 orang selama survei di Inggris diminta, mereka semua menyebutkan bahwa pandangan kabur sebagai indikator kuat munculnya gejala stroke.

Mati rasa pada satu bagian tubuh – wajah, tangan, atau kaki
Mati rasa bada salah satu bagian tubuh seperti wajah , tangan ataupun kaki sering juga menjadi tanda kemunculan stroke. Oleh karena itu anda harus waspada ketika menemukan gejala ini.

Pusing Atau Lelah tanpa Sebab
Dalam sebuah penelitian, menunjukkan bahwa vertigo dan pusing juga merupakan gejala umum yang muncul di antara pasien yang mengalami stroke. Gejala tersebut mengindikasikan bahwa adanya gangguan yang terjadi pada sisi otak.

Migrain tiba-tiba atau sakit kepala parah
Pada Saat stroke, aliran darah ke otak terhalang atau terputus karena gangguan yang yang terjadi pada aliran darah. Itu bisa menyebabkan robekan atau kerusakan pembuluh darah yang menyebabkan migrain yang sangat mendadak atau sakit kepala.

Kaku pada leher atau nyeri pada bahu
Pembuluh darah yang pecah di otak dapat menyebabkan leher kaku atau nyeri pada bahu. Jika Anda tidak dapat menyentuhkan dagu Anda ke dada (meskipun Anda tidak gemuk atau memiliki gangguan lain), periksalah ke dokter segera.

Siapakan yang memiliki resiko terkena stroke?

Beberapa orang dengan kecenderungan seperti dibawah ini memiliki kecenderungan lebih besar terkena stroke :

  • Orang dengan tekanan darah tinggi
  • – Tekanan darah dianggap tinggi jika 140/90 mmHg atau lebih.

  • Usia dan Jenis Kelamin
  • – Pria yang lebih tua lebih memiliki resiko terkena stroke lebih besar daripada orang muda atau wanita.

  • Perokok
  • – Merokok dapat mempengaruhi jumlah oksigen yang mencapai otak dan juga dapat menyebabkan banyak kerusakan pada pembuluh darah yang mengakibatkan BP tinggi.
    Diabetes – Diabetes disebabkan oleh kekurangan hormon yang disebut insulin yang mengatur tingkat gula dalam tubuh. Ketika ada kekurangan insulin, gula tidak akan bisa mencapai ke bagian tubuh di mana energi dibutuhkan – seperti otak, misalnya.

  • Penyakit Jantung
  • – Penyakit jantung dapat menyebabkan pembekuan darah, terkadang mengakibatkan gangguan aliran darah ke otak yang dapat menyebabkan stroke.

Faktor Resiko Lain Yang Menyebabkan Stroke

  • Alcohol dan Penyalahgunaan Narkoba
  • Obesitas
  • Junk food / diet tidak sehat
  • Depresi / Rasa Cemas
  • Kurangnya aktivitas fisik
  • Masalah neurologis lainnya

Itulah beberapa tanda peringatan terjadinya stroke, wasapada dan segera periksa ke dokter jika beberapa tanda tersebut muncul pada tubuh Anda. Penanganan dini terhadap serangan stroke dapat menyelamatkan penderitanya dari kematian. Lakukan olahraga secara rutin dan konsumsi makanan yang sehat untuk menjaga tubuh tetap sehat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close